Sebuah panggilan larut malam membawa ahli patologi forensik Masumi Mizusawa dan direktur MEJ Maho Kiryu ke lokasi kecelakaan lalu lintas yang tampaknya melibatkan presiden galangan kapal Yasuo Izawa. Namun, ketidaksesuaian di tempat kejadian dengan cepat menimbulkan kecurigaan. Tubuh korban terlempar terlalu dekat meskipun ada tanda-tanda percepatan mendadak yang jelas, dan otopsi mengungkapkan luka-luka yang tidak sepenuhnya sesuai dengan bukti. Saat tim MEJ mengumpulkan petunjuk-petunjuk yang kontradiktif, penemuan tubuh pengemudi truk muda dan sebuah surat bunuh diri mengarahkan penyelidikan menuju kebenaran yang lebih gelap yang tersembunyi di balik kecelakaan tersebut.




